Dalam dunia logistik dan distribusi barang, pemilihan jenis pallet yang tepat bukan sekadar soal harga. Banyak pelaku bisnis kini mempertimbangkan kekuatan pallet kayu dibandingkan pallet plastik, terutama terkait daya tahan, efisiensi jangka panjang, dan kecocokan terhadap kebutuhan operasional industri masing-masing.
Daftar Isi

Artikel ini hadir untuk membantu Anda memahami perbedaan mendasar antara pallet kayu dan pallet plastik, khususnya dalam hal kekuatan struktural, ketahanan lingkungan, serta efisiensi biaya dan pemeliharaan. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman dalam solusi logistik B2B, kami memaparkan panduan ini dengan landasan teknis dan wawasan industri terkini.
Apa yang Dimaksud dengan Kekuatan Pallet?
Kekuatan pallet merujuk pada kemampuan struktur pallet dalam menahan beban dalam berbagai kondisi: beban statis (saat diam), beban dinamis (saat bergerak), serta beban racking (saat disimpan dalam rak).
Kekuatan ini dipengaruhi oleh:
- Material pembuat (kayu keras, plastik HDPE/PP, daur ulang, dsb.)
- Struktur desain (solid deck, grid deck, 4-way entry)
- Lingkungan pemakaian (lembab, panas, dingin, atau bersih)
- Perhitungan kekuatan pallet juga mempertimbangkan faktor safety margin hingga 1,5x–2x beban maksimal agar mengurangi risiko kerusakan atau deformasi saat pemakaian nyata.
Kekuatan Pallet Kayu: Tradisional tapi Masih Dipertimbangkan
✅ Keunggulan Pallet Kayu
- Daya dukung awal yang tinggi – terutama untuk beban statis
- Biaya awal relatif lebih murah
- Mudah diperbaiki jika rusak
- Lebih mudah didapat secara lokal
- Pallet kayu sering digunakan di industri berat karena mampu menahan beban hingga 3 ton per pallet tanpa tambahan struktur.
❌ Keterbatasan Pallet Kayu
- Rentan terhadap kelembaban, jamur, dan rayap
- Struktur melemah seiring waktu, terutama di area lembap
- Bisa menghasilkan serpihan atau paku lepas, yang berisiko bagi barang
- Tidak higienis, kurang cocok untuk industri makanan dan farmasi
Kekuatan Pallet Plastik: Modern, Tahan Lama, dan Konsisten
✅ Keunggulan Pallet Plastik
- Konsistensi struktur dan dimensi tinggi – sangat cocok untuk sistem otomatisasi
- Tahan terhadap cuaca ekstrem, bahan kimia, dan air
- Tidak berjamur, tidak menyerap kelembaban
- Cocok untuk lingkungan higienis dan industri ekspor
- Daya tahan tinggi dalam penggunaan jangka panjang (hingga 10 tahun)
❌ Kekurangan Pallet Plastik
- Biaya awal lebih tinggi
- Tidak dapat diperbaiki dengan mudah jika retak atau patah
- Untuk beberapa model, tidak cocok untuk beban sangat berat di rak tinggi tanpa dukungan tambahan
Perbandingan Teknis: Pallet Kayu vs Pallet Plastik
| Kriteria | Pallet Kayu | Pallet Plastik |
|---|---|---|
| Beban Statis | 2500 – 3000 kg | 3000 – 5000 kg |
| Beban Dinamis | 1000 – 1500 kg | 1000 – 2000 kg |
| Ketahanan Cuaca | Rendah (lembap & jamur) | Tinggi (anti air & UV) |
| Umur Pakai | 1 – 2 tahun (tergantung kondisi) | 5 – 10 tahun |
| Perawatan | Perlu diperbaiki | Nyaris tanpa perawatan |
| Higienitas | Rendah | Tinggi (food grade tersedia) |
| Ramah Lingkungan | Bisa didaur ulang sebagian | Bisa didaur ulang sepenuhnya |
Mana yang Cocok untuk Bisnis Anda?
Gunakan Pallet Kayu jika:
- Anda memiliki kebutuhan jangka pendek
- Barang tidak membutuhkan sanitasi tinggi
- Budget awal terbatas
- Lokasi operasional tidak terpapar cuaca lembap atau ekstrim
Gunakan Pallet Plastik jika:
- Anda fokus pada efisiensi jangka panjang
- Operasional dilakukan di area bersih, otomatisasi, atau ekspor
- Kestabilan dimensi dan kekuatan konsisten sangat dibutuhkan
- Anda ingin mengurangi limbah dan meningkatkan keberlanjutan
Studi Kasus
Pabrik farmasi di Surabaya mengganti 80% pallet kayu dengan pallet plastik dan berhasil menurunkan tingkat kerusakan produk hingga 22% serta mengurangi biaya perawatan tahunan hingga 18%. Implementasi pallet plastik juga mempercepat integrasi dengan sistem conveyor otomatis.
Kesimpulan
Kekuatan pallet kayu memang cukup untuk banyak keperluan industri konvensional, tetapi dalam konteks efisiensi jangka panjang, higienitas, dan konsistensi performa, pallet plastik menawarkan solusi yang lebih unggul. Pemilihan jenis pallet terbaik harus mempertimbangkan tidak hanya harga awal, tetapi juga kekuatan, umur pakai, dan relevansi terhadap proses bisnis Anda.
Dengan memahami karakteristik kedua jenis pallet ini, Anda bisa membuat keputusan strategis yang lebih cerdas dalam mendukung efisiensi logistik dan keberlangsungan operasional perusahaan Anda.
FAQ
- Apakah pallet plastik cocok untuk industri makanan dan farmasi?
Ya, pallet plastik food grade aman untuk produk makanan dan farmasi karena tidak menyerap kelembaban dan mudah disterilkan. - Berapa umur pakai pallet kayu dan plastik?
Pallet kayu biasanya 1–2 tahun tergantung kondisi lingkungan, sedangkan pallet plastik dapat bertahan 5–10 tahun dengan perawatan minimal. - Apakah pallet plastik kompatibel dengan sistem otomatisasi?
Sangat kompatibel. Konsistensi dimensi dan bentuk membuatnya ideal untuk conveyor, robot picking, dan AGV. - Bagaimana perbandingan biaya antara pallet kayu dan plastik?
Biaya awal pallet plastik lebih tinggi 20–40%, tetapi biaya pemeliharaan tahunan lebih rendah sehingga total biaya kepemilikan bisa lebih hemat dalam jangka panjang. - Apakah pallet kayu ramah lingkungan?
Sebagian pallet kayu bisa didaur ulang, namun pallet plastik juga dapat didaur ulang sepenuhnya, mendukung praktik keberlanjutan industri modern.



